Meskipun bukan niche otomotif secara langsung, konsep DIY Smart Home yang murah dan efisien ala Asia sangat berhubungan dengan teknologi yang digunakan dalam Smart Car (IoT dan Konektivitas). Konsumen Asia kini menerapkan solusi IoT (Internet of Things) yang hemat biaya untuk mengotomatisasi rumah mereka.
Tren ini didorong oleh ketersediaan sensor dan perangkat pintar yang diproduksi secara massal di Asia dengan harga terjangkau. Perangkat-perangkat ini seringkali menggunakan platform open-source atau berbasis Wi-Fi sederhana untuk mengontrol lampu, AC, dan sistem keamanan.
Peningkatan permintaan untuk Smart Home menunjukkan peningkatan minat konsumen Asia terhadap ekosistem teknologi yang terintegrasi, yang juga merupakan prinsip dasar dari mobil modern berkonektivitas tinggi.
Integrasi Smart Home dengan Smart Car di masa depan memungkinkan mobil untuk berkomunikasi dengan rumah, misalnya menyalakan AC rumah saat mobil mendekat. Inovasi DIY ini mempercepat adopsi teknologi yang kemudian berpotensi diterapkan di skala industri otomotif.
Tren DIY Smart Home murah di Asia memanfaatkan perangkat IoT yang terjangkau dan mencerminkan minat konsumen pada teknologi terintegrasi, yang memiliki korelasi dengan fitur Smart Car.

